Mengobati Asam Lambung Menurut Islam

Mengobati Asam Lambung Menurut Islam - Ada berjenis-jenis cara mengobati asam lambung yang dapat Anda lakukan di rumah. Sistem ini cukup mudah dan diandalkan tepat sasaran untuk menyelesaikan berjenis-jenis gejala yang disebabkan oleh penyakit asam lambung, seperti mual dan nyeri ulu hati.
Asam lambung atau diketahui juga dengan istilah gastro esophageal reflux disease (GERD) yakni “produk” dari gaya hidup yang tidak sehat di zaman yang modern seperti sekarang. Kali ini, kami akan membahas metode memecahkan asam lambung tanpa perlu menggunakan obat.
Jikalau Anda sering kali mengalami nyeri di area ulu hati atau menikmati sensasi panas di area dada hingga tenggorokan bisa jadi Anda sedang mengalami gangguan pencernaan yang satu ini.
GERD yakni penyakit yang hampir mirip dengan refluks asam lambung, tetapi keduanya bukanlah hal yang sama.
Penyakit pencernaan ini bersifat kronis dan umumnya terjadi lebih dari 2 kali setiap minggunya serta dapat terjadi secara tiba-tiba.
Asam lambung bisa naik ke kerongkongan pengaruh katup antara kerongkongan dan lambung melemah atau mengalami gangguan. Kondisi ini disebut dengan penyakit asam lambung atau GERD (gastroesophageal reflux disease).
Penyakit asam lambung naik dapat memunculkan rasa tak nyaman sampai panas di dada bagian bawah (heartburn). Keadaan hal yang demikian bisa terjadi dikala asam lambung dari perut naik kembali ke kerongkongan sebab persoalan katup sfingter esofagus di saluran pencernaan. Ketika naiknya asam lambung terjadi lebih dari dua kali seminggu, seseorang diindikasikan menderita gastroesophageal reflux disease ( GERD).
Penyebab asam lambung bisa dipengaruhi beraneka keadaan. Beberapa di antaranya yang cukup awam antara lain:
- Makan terlalu banyak
- Langsung terbaring sesudah makan
- Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
- Makan makanan tertentu seperti jeruk, tomat, cokelat, mint, sampai makanan pedas lain
- Minum teh, kopi, soda, alkohol, dll
- Merokok
- Hamil
- Efek samping obat-obatan
Dikala terkena penyakit asam lambung, Anda dapat mengalami beberapa gejala, seperti sakit dada atau nyeri ulu hati, sulit menelan, mulut terasa asam atau pahit, mual dan muntah, serta kurang nafsu makan.
Penyebab pasti melemahnya katup antara kerongkongan komponen bawah dengan lambung belum dikenal secara pasti. Tetapi, ada sebagian hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena GERD, di antaranya:
- Keadaan medis tertentu, seperti radang kerongkongan (esofagitis), radang lambung (gastritis), dan perlambatan gerakan lambung (gastroparesis)
- Kelainan turunan di lambung, seperti hernia hiatus dan gastroschisis
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Infeksi kuman H. pylori
- Kebiasaan mengisap rokok dan acap kali terpapar asap rokok
- Efek samping obat-obatan tertentu, seperti aspirin
- Konsumsi makanan dan minuman tertentu, seperti makanan berlemak, coklat, kopi, dan minuman memabukkan secara berlebihan.
Ketika asam lambung menyerang, jaringan di sepanjang dinding kerongkongan akan teriritasi oleh asam lambung.
Inilah yang menyebabkan sensasi panas atau nyeri di dada atau umum disebut juga dengan istilah heartburn.
Kecuali itu, berikut adalah beberapa gejala lain yang lazim ditemukan:
- Mulut terasa asam
- Tenggorokan perih
- Makanan terasa mengganjal kerongkongan
- Bagian belakang mulut terasa asam
- Mual
- Muntah
- Perut kekenyangan
- Sulit menelan
- Bunyi serak
- Batuk
- Nyeri di dada
- Cegukan
Mengobati Asam Lambung Dengan Cepat di Rumah
Penyakit asam lambung yang bersifat ringan lazimnya masih bisa ditangani sendiri di rumah. Anda bisa mencoba beberapa bahan-bahan natural berikut ini untuk mengobati asam lambung:
1. Jahe
Jahe mempunyai sifat antiradang yang secara natural dapat menyelesaikan nyeri ulu hati. Kecuali itu, tanaman herba ini juga dapat memecahkan permasalahan pencernaan lain, seperti perut kenyang dan mual. Untuk mengatasi gejala GERD, Anda dapat mengolah jahe menjadi minuman hangat. Selain jahe mentah, Anda juga dapat menikmati minuman jahe yang tersedia di pasaran.
2. Licorice atau akar manis
Licorice atau disebut juga akar manis dikenal dapat meredakan gejala nyeri ulu hati atau heartburn dampak GERD. Ini berkat kandungan zat di dalam licorice yang bersifat antioksidan dan antiradang sehingga dapat mengurangi pembengkakan, peradangan, serta luka di lambung dan kerongkongan imbas peningkatan asam lambung.
3. Akar marshmallow
Akar marshmallow mengandung beragam zat yang dapat meredakan batuk, menyembuhkan luka pada lambung dan kerongkongan, serta menuntaskan infeksi kuman. Tanaman ini juga dipercaya bisa melindungi dinding lambung, sehingga tak gampang luka dikala terkena asam lambung.
Tak hanya asam lambung, daun dan akar marshmallow juga dapat dipakai untuk mengobati diare, konstipasi, peradangan lapisan lambung, serta nyeri dan pembengkakan di saluran pernapasan.
4. Teh chamomile
Teh chamomile sudah sering dipakai untuk meredakan nyeri perut dan ulu hati, mual dan muntah, serta secara tradisional dipercaya dapat menyelesaikan sulit tidur. Ramuan herbal tersebut mungkin dapat menjadi metode alami dan tepat sasaran untuk mengurangi gejala GERD.
Walaupun bahan-bahan alami di atas dikenal efektif untuk mengatasi gejala asam lambung, tetapi khasiat dan efektivitas ramuan herbal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
Kecuali bahan-bahan natural di atas, ada beberapa variasi makanan yang juga dapat Anda konsumsi untuk meredakan gejala asam lambung, di antaranya:
- Sayuran hijau, seperti brokoli, asparagus, buncis, kembang kol, kentang, dan mentimun
- Oatmeal dan roti gandum
- Buah-buah yang tidak asam, seperti melon, pisang, apel, dan pir
- Daging tanpa lemak, seperti ayam, ikan, dan makanan laut rendah
Anda juga dapat mengatasi asam lambung dengan menjalani pola hidup sehat, seperti:
- Hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang dapat memicu persoalan pada asam lambung, seperti makanan pedas, cokelat, kopi, dan alkohol.
- Hentikan kultur mengisap rokok dan jauhi asap rokok.
- Hindari memakai pakaian atau celana yang terlalu ketat sebab bisa menekan lambung.
- Cukupi waktu tidur, adalah selama 7–9 jam tiap malam.
- Tidur dengan posisi kepala dan dada lebih tinggi.
Walaupun terdapat bahan-bahan natural yang dikenal bisa mengobati asam lambung, Anda tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Terutama, kalau penyakit asam lambung yang Anda derita telah cukup lama dan tak kunjung sembuh.
Cara Mengatasi Asam Lambung Naik ke Dada
Saat asam lambung naik ke dada, akan timbul sensasi nyeri dan rasa terbakar di kerongkongan.
Untuk menuntaskan hal ini, Anda dapat menjalankan beberapa gerakan simpel seperti:
- meninggikan kepala dikala meringkuk dan
- tidur terbaring di sisi kiri.
Kedua gerakan tersebut disebut dapat meredakan asam lambung menurut beberapa analitik studi.
Tips Menuntaskan Asam Lambung dengan Obat yang Dipasarkan Bebas
- Antasida: Beberapa antasida seperti Mylanta, Malox, Rolaids, dan lain-lain mempunyai kandungan simetiko yang dapat menolong menyingkirkan gas berlebih dalam tubuh.
- H-2 receptor blockers: Obat-obatan seperti Tagamet, Axid AR, Zantac, dan Pepcid dapat dimanfaatkan untuk mengurangi produksi asam lambung hingga 12 jam.
- Proton pump inhibitors (PPIs): Prolosec dan Prevacid 24 HR adalah obat bebas yang dapat mengatasi asam lambung lebih bagus ketimbang antasida dan H2 receptor block.
Sebagai catatan, selalu ingat untuk membaca petunjuk sistem gunakan dari tiap-tiap obat asam lambung yang tertera di label kabar produk.
Baca dengan teliti seberapa banyak dosis yang dibutuhkan dan interaksi apa saja yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat tersebut.
Bila kondisi tidak kunjung membaik, segeralah periksakan kondisimu ke dokter ya.
Obat Asam Lambung yang Membutuhkan Resep Dokter
Dokter akan memberikan resep yang lebih ampuh untuk menuntaskan asam lambung seandainya obat yang dijual bebas dirasa kurang ampuh.
Berikut merupakan beberapa obat yang lazim diresepkan oleh dokter.
1. H-2 Receptor Blockers dengan Resep
Obat ini menerapkan resep yang dapat dimanfaatkan untuk meredakan mulas serta mengobati refluks.
Varian obat ini meliputi
- famotidine (Pepcid®),
- nizatidine (Axid®),
- cimetidine (Tagamet HB200®), dan
- ranitidine (Zantac®).
2. Proton Pump Inhibitors (PPIs) dengan Resep
Obat yang bagus dikonsumsi satu jam sebelum makan.
Berikut adalah sebagian model obat asam lambungnya:
- Esomeprazole (Nexium®)
- Lansoprazole (Prevacid®)
- Omeprazole (Prilosec, Zegerid®)
- Pantoprazole (Protonix®)
- Rabeprazole (Aciphex®)
- Dexlansoprazole (Dexilant®).
3. Obat Penguat Sfingter Rsofagus Bagian Bawah
Baclofen (Lioresal®) adalah obat antiseptik dan peregang otot yang berguna untuk memperkuat sfingter esofagus bagian bawah.
Beberapa efek sampingnya meliputi mual dan kelelahan.
Sebelum menegakkan diagnosis seseorang mengalami problem lambung atau GERD, dokter biasanya menjalankan pemeriksaan jasmaniah dan riwayat sakit pasien.
Dokter juga melaksanakan pemeriksaan endoskopi, kadar keasaman, sampai foto sinar-x di perut bagian atas.
Setelah memutuskan diagnosis, dokter baru merekomendasikan ragam perawatan paling ideal untuk menyelesaikan asam lambung naik pasiennya.